Sabtu, 19 Maret 2011

Indahnya Ledakan Aurora Dalam Terang Bulan


http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/03/18/0940102620X310.jpg

Tapi, fotografer asal Jerman Kerstin Langenberger berhasil melakukannya. Dalam fotonya, aurora borealis terlihat terang dalam cahaya Bulan, seolah fenomena tersebut muncul di siang bolong.

Langenberger berhasil memotret setelah menantinya selama 300 jam menunggu fenomena itu muncul. Ia mengungkapkan, "Aurora harus sangat terang untuk bisa tampak saat ada Bulan. Ini jarang terjadi sehingga gambar seperti ini sangat jarang."

Foto Langenberger berhasil menguak keindahan Thingvellir National Park, tempat pengambilan foto yang menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO. Dalam foto itu, aurora tampak sebagai ledakan cahaya hijau dan ungu.

Aurora dijumpai di Kutub Utara dan kutub selatan Bumi. Aurora yang dijumpai di kutub utara disebut Aurora Borealis atau Northern Light sementara yang dijumpai di Kutub selatan disebut Aurora Australis.

Fenomena ini muncul akibat partikel bermuatan dari Matahari yang dihantarkan ke Bumi. Partikel tersebut tertarik oleh medan magnet Bumi, melepaskan energi hingga menghasilkan cahaya di lapisan ionosfer.

Kemunculannya tiba-tiba. Langenberger harus tiba di lokasi siang hari sehingga bisa mempersiapkan semua alat-alat untuk memotret. Malam harinya, ia harus sabar menanti si aurora datang.

"Kesulitannya adalah mengetahui dimana aurora muncul dan seperti apa nanti. Untuk waktu lama, tak ada yang terjadi dan hanya bisa menunggu. Namun, tiba-tiba langit malam hari mengalami ledakan aurora," kata Langenberger.

Langenberger mengungkapkan, "Ledakan aurora biasanya bertahan hingga beberapa menit, lalu ia akan menghilang. Aurora mungkin muncul lagi, tetapi bisa juga tidak. Tak ada yang tahu nantinya."

Aurora bukan hanya bisa muncul di Bumi. Hubble Space Telescope pernah menangkap fenomena aurora di Jupiter dan Saturnus, bahkan di satelit Jupiter yaitu Io, Europa dan Ganymede. Uranus dan Neptunus dilaporkan juga memiliki aurora.

Sumber :sains.kompas.com

Menanti Keindahan Supermoon Tengah Malam Nanti


Superman atau Supermoon? kredit : Astropro

Tentunya dalam peredaran mengitari Bumi, Bulan akan selalui melalui posisi perigee, tetapi posisi perigee tersebut tidak selalu berada pada angka yang tepat sama, tetapi bervariasi sepanjang waktu.

Pada tanggal tersebut, yang pada saat itu Bulan dalam fase Purnama, dalam perhitungan merupakan jarak yang paling dekat ke Bumi semenjak 18 tahun yang lalu. Lalu? Apa yang akan terjadi?

Beredar kabar di dunia maya, bahwa pada saat tersebut, akan terjadi bencana alam yang sangat dahsyat, mulai dari badai besar, gempa Bumi sampai dengan letusan gunung berapi. Sepertinya seram sekali! Tetapi benarkah itu?

Mari kita tinjau satu persatu, pertama, fenomena ‘supermoon’, ini sebetulnya adalah fenomena alam yang biasa terjadi. Pada suatu ketika, dalam peredarannya di langit, Bulan-Bumi-Matahari bisa berada dalam satu garis lurus, biasanya pada saat itu bisa terjadi bulan baru atau bulan purnama.

Dan bila pada saat bulan purnama, Bulan berada pada posisi perigee, maka keadaan ini oleh para ahli astrologi (bukan ahli astronomi!) disebut ‘super moon’! Jadi istilah super moon bukanlah istilah astronomi, tetapi istilah astrologi.

Kedua, pada tanggal itu, akan terjadi bencana alam? Tentulah dalam siklus alamiah, Bulan mempengaruhi terjadinya gaya pasang surut laut di Bumi, dan ketika Bulan ‘mendekat’, tentulah pengaruh gravitasi Bulan menjadi lebih besar (demikian yang dikatakan hukum gravitasi Newton).

Akan tetapi, apakah bila pengaruh gravitasi Bulan menjadi lebih besar, akan terjadi bencana alam? Mari kita sedikit berhitung dengan matematika. Ambil rata-rata jarak Bumi-Bulan 382900 km, sedangkan pada tanggal 19 Maret 2011, Bumi-Bulan berjarak 356577 km, atau ‘mendekat’ sejarak 26323 km, atau hanya 6,87% lebih dekat dibanding rata-rata.
Posisi Bulan saat berada di perigee atau titik terdekat dengan Bumi. 
kredit StarryNight Education


Dengan jarak yang sekecil itu (6,87%), akan menyebabkan dampak yang luar biasa? Seperti biasa, efek pasang surut terjadi setiap hari, dan bila resultan vektor gaya gravitasi Bulan dan Matahari menjadi lebih besar maka efek pasang surut menjadi lebih besar.
Posisi Bumi-Bulan-Matahari dan kaitannya dengan pasang surut. 
kredit : Boomeria.org

Tentunya pada saat ketika purnama ditambah perigee, gaya gravitasi menjadi lebih berpengaruh, tetapi, dari studi geofisika yang telah banyak dilakukan, tidak dtemukan adanya dampak yang signifikan pada keseimbangan energi Bumi.

Gempa Bumi, letusan vulkanik, ataupun berbagai fenomena di Bumi lebih disebabkan keseimbangan energi di Bumi, seperti pergeseran lempeng Bumi, sedangkan efek pasang surut oleh Bulan, tidaklah cukup kuat menggeser keseimbangan energi tersebut, yang artinya ‘super moon’ tidak akan menyebabkan bencana alam.

Mungkin dibutuhkan seorang Superman yang datang dari planet Kripton untuk menggeser keseimbangan Bumi, karena Superman mempunyai kekuatan yang jauh lebih besar dibanding kekuatan super moon.

Tetapi kita tahu bahwa superman adalah tokoh rekaan, sebagaimana bencana akibat super moon adalah telaah astrologi. Kalau sudah demikian, pertanyaan berikut, apa yang akan terjadi di tanggal 19 Maret yang akan datang?
Bulan Purnama saat di perigee akan tampak lebih besar 14%. kredit: NASA

Yang pasti Bulan akan tampak lebih ‘besar’ 14% dan 30% lebih cerlang di banding ‘biasanya’, dan kesempatan yang langka untuk menikmati Bulan, sembari memotretnya, atau sekedar nongkrong-nongkrong sembari minum coklat hangat dan menikmati kudapan di malam hari (bila langit cerah).

Sumber :langitselatan.com

Alat-alat rumah tangga jaman nenek moyang kita


* Panutuan dan Tutu adalah alat untuk menggiling bumbu dapur. Panutuan dan Tutu terbuat dari batu atau kayu. Panutuan adalah wadah tempat bumbu akan digiling, sedangkan Tutu adalah batu atau kayu penggiling bumbu itu. Tutu ini dinamai juga Papene.

[Panutuan.JPG]

* Papene adalah Sapa kecil tanpa kaki. Besarnya sekitar ± 30-40 cm. Biasanya Papene ini digunakan pada kesempatan sehari-hari.
* Hansung atau Hiong adalah bejana untuk mengambil air dari sumber air
(sumur, pancuran atau sungai) dan sekaligus tempat penyimpanannya. Hansung atau Hiong adalah tabung besar yang terbuat dari bambu besar dengan ruas buku yang panjang. Kadang-kadang kulit luarnya dibuang, tetapi kadang-kadang tidak. Kulit yang tidak dibuang sering dihiasi dengan tulisan atau ukiran mitis. Selain untuk menampung dan menyimpan air, Hansung atau Hiong digunakan juga untuk menampung air aren yang dikenal dengan tuak. Di tanah Karo bejana ini disebut Kitang.


* Ompon ialah sejenis karung berbentuk silinder. Ompon terbuat dari kulit kayu atau dari diayam dari Baion atau pandan. Besarnya dan volumenya tidak tentu. Ada ompon yang bisa menampung padi sebanyak 20-30 porsanan atau panuhukan. Porsanan atau Panuhukan adalah ukuran umum sebanyak orang bisa memikul. “porsan” atau “tuhuk” berarti pikul.

 

* Hudon Tano atau Susuban Tano adalah bejana yang terbuat dari tanah liat. Pada zaman dahulu bejana ini dipakai serba guna, misalnya: tempat penyimpanan air, tempat memasak makanan dan air minum.


* Hobon atau Tambarang mengacu pada barang yang sama, yakni sejenis tong yang terbuat dari kulit kayu yang amat besar. Hobon atau Tambarang ini dipakai untuk tempat menyimpan padi. Bila Hobon atau Tambarang ini berdiri akan tampak seperti drum yang besar.


* Sapa Bolon, atau biasa disebut sapa saja, ialah piring yang terbuat dari kayu. Biasanya sapa itu berdiameter ± 30-40 cm; tinggi ± 20-30 cm. Biasanya piring ini digunakan ketika satu keluarga makan hasil panen pertama atau makan Dengke na hinongkoman (ikan pelindung) untuk menolak penyakit menular. Nama ikan itu adalah Porapora. Jumlah ikan itu mesti sebanyak jumlah anggota keluarga yang makan, yang ditaruh pada sapa.

 

* Poting. Poting atau gunci terbuat dari tanah liat dan tutupnya terbuar dari kayu. Barang ini dipakai sebagai tempat tuak.
* Losung adalah lumpang, yakni perkakas untuk menumbuk padi untuk memperoleh beras.
Losung dapat terbuat dari batu atau kayu. Biasanya bentuknya seperti bidang trapesium yang terbalik. Pada permukaan atas terdapat lubang besar ke dalamnya dimasukkan barang yang hendak ditumbuk. Ada dua ukuran lumpang, besar dan kecil. Lumpang besar digunakan untuk menumbuk padi, sedangkan yang kecil dipakai untuk menumbuk padi dalam jumlah sedikit atau pun untuk menggiling bumbu. Andalu adalah alat pasangan untuk menumbuk padi pada lumpang itu. Andalu adalah tongkat kayu sebesar genggaman tangan dengan panjang ± 150-200 cm. Dengan pergesekan Andalu dan padi, kulit padi menjadi terkelupas dan menghasilkan beras.


*Geanggeang termasuk perkakas dapur tempat penyimpanan lauk yang sudah dimasak.
Bentuknya seperti keranjang yang dianyam dari rotan besar. Geanggeang ini tergantung setinggi ibu rumah tangga pemilik Jabu Bona pada Ruma Batak. Perkakas itu terikat pada atap rumah. Disebut Geanggeang karena perkakas ini tergantung dan mudah bergoyang. Di tempat inilah disimpan lauk yang sudah dimasak sehingga tidak mudah digapai anak-anak, kucing atau tikus.

 

* Ampang adalah sejenis bakul yang terbuat dari anyaman rotan 


yang dibelah dan dihaluskan. Bagian bibir Ampang berbentuk bundar yang dibuat dari rotan bulat. Tetapi bagian dasar mendapat bentuk bidang bujursangkar. Ampang ini diperkuat oleh empat rangka dari sudut bujursangkar pada bagian dasar yang menopang bibir Ampang yang berbentuk bundar. Ampang digunakan sebagai alat pengukur isi untuk padi.
* Parutan. Parutan yang terbuat dari kayu dan sebatang besi. Fungsinya ialah untuk memarut kelapa.


* Keranjang. terbuat dari rotan.

Fungsinya antara lain sebagai tempat pakaian

http://habatakon01.blogspot.com/2007/03/alat-alat-rumah-tangga-yang-dipakai.html

Trik Pengemis Membuat Luka Palsu


Pokoknya sekarang ane setuju kalo memberi ama pengemis itu dilarang. Dari dulu juga udah dilarang koq…
Tambah lagi setelah ane tau cara mereka bikin luka-lukaan agar terkesan sedang susah. Udah susah menipu lagi..
Walaupun ane gak tau mungkin ada yang bener-bener susah, tapi kalo liat kelakuan mereka yang satu ini mungkin agan juga ikutan marah :
Ternyata gampang sekali bikin luka2an gan, nih cara-caranya
1. Siapkan alat-alat dan material yang diperlukan : tinta merah, tusuk gigi, cotton buds, brush cuci piring, lem
2. Buat “area luka” pake lem
3. Tunggu sampe lemnya kering
4. Rapikan lem dengan tusuk gigi untuk mempertegas area luka


5. Ratakan lem2 yang masih menggumpal dengan brush


6. Samarkan area luka bagian luar dengan sedikit tinta merah


7. Oleskan tinta merah (pake cotton buds) untuk mempertegas daerah luka (biar keliatan lebih nyata)


 8. Ratakan lem pake tusuk gigi untuk membentuk “broken skin”


9. Oleskan tinta merah di bagian dalam area luka


10. Tunggu sampai kering


11. Selesai. luka palsu udah jadi deh…siap beraksi


12 Kadang juga ditambahkan cairan pengundang lalat agar lebih memperihatinkan

Hmmm Parah bener gan !!
awas ketipu !!

Castrol Rancang Robot Pesepakbola Untuk Tandingi Kehebatan Ronaldo



Menendang si kulit bundar tampaknya bukan lagi monopoli manusia semata. Atas kreativitas yang begitu inovatif dengan balutan kecanggihan teknologi saat ini, baru-baru ini telah hadir sebuah robot yang mampu melakukan tendangan bola menandingi tendangan dasyat dari seorang pemain sepakbola kelas dunia.

Pemain sepakbola sekarang ini pada umumnya memiliki sifat-sifat kemanusiaan yang harfiah yaitu fisik yang cepat terkuras, emosi yang terkadang kurang terkendali dan tampak cengeng. Mengingat kelemahan yang dimiliki manusia itulah, masuk akal saja kalau ada gagasan untuk menggantikan peran manusia dengan peran robot pada suatu hari nanti.
Telah digelar sebuah pameran robot yang disponsori oleh Castrol beberapa waktu yang lalu.

Adapun maksud diadakannya pameran robot ini adalah untuk mengalahkan tendangan kaki pemain Christiano Ronaldo yang dapat menendang bola dengan kecepatan 130 km per jam. Namun dari apa yang diperagakan, ternyata robot persembahan Castrol ini telah berhasil menendang bola dengan kecepatan melebihi 200 km per jam. Dan ini menandakan tendangan bola robot tersebut lebih dasyat dan dapat menandingi kekuatan tendangan yang dimiliki oleh Christiano Ronaldo. Hmm, tapi kira-kira kalau suatu hari nanti robot bermain bola, apakah akan muncul kerusuhan dari para penontonnya ya?! Semoga saja tidak...
 
http://anehunikgokil.blogspot.com/2010/01/castrol-rancang-robot-pesepakbola-untuk.html

Jepang Tawarkan Bir dari Luar Angkasa






Perusahaan Jepang Sapporo Breweries menawarkan bir unik. Bir Space Barley itu menggunakan gandum yang tumbuh di Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Space barley yang digunakan untuk membuat bir ini adalah generasi keempat dan disimpan di ruang angkasa selama lima bulan pada 2006.

Proyek itu sebagai bagian dari penelitian kolaboratif dengan Rusia Academy of Sciences dan Okayama universitas dengan tujuan untuk mencapai swasembada pangan di ruang angkasa.

Sapporo hanya menyediakan 250 kotak, masing-masing dengan enam botol 330ml. Bir itu dijual US$ 113 masing-masing, namun harus ikut lotre di halaman Barley Space untuk mendapatkannya.

 
 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best CD Rates