Tampilkan postingan dengan label Dunia Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Sport. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 April 2011

CTRUS Bola Transparan Pertama di Dunia

Bola ini terintegrasi dengan sistem deteksi interaktif yang berkomunikasi secara nirkabel melalui GPS / RFID dengan pusat kontrol di stadion mengubah warna untuk menampilkan permainan situasi kritis, seperti tujuan, offside, menendang kekuatan, kecepatan bola, memberikan transparansi dalam keputusan-keputusan seperti 'tangan Tuhan' dan yang lebih baru yang kontroversial Thierry Henry handball gol melawan Irlandia.. dan juga bisa terpantau jika bola ini melewati garis gawang atau di luar lapangan permainan.











 
Struktur Prinsip fungsional 'CTRUS ' didasarkan pada sifat mekanik dari material, yaitu struktur batin (skelle-inti) dan luar tertanam net-shell, yang diperkuat elastomer untuk membuatnya lebih fleksibel dibandingkan dengan sepak bola biasa., Diklaim sebagai bola transparan pertama di dunia. [HiddenScreen]

Minggu, 20 Maret 2011

Inilah Beberapa Stadion Dua Klub Sepakbola Dengan Jarak Terdekat Di Dunia

Apa jadinya kalau stadion sepakbola milik klub rival sekota cuma berjarak ratusan meter dari markas tim yang kamu dukung?
Lalu gimana rasanya jadi suporter tim yang kamu dukung waktu bertandang ke markas musuhnya tersebut di pertandingan derby?
Dan gimana rasanya klo klub rival tersebut ternyata lebih sukses daripada tim yang kamu dukung? [HiddenScreen]

Hmm, menarik bukan?

Ya, mungkin aneh rasanya ya. tapi itulah yang terjadi di stadion-stadion klub sepakbola di beberapa kota ini.

penasaran kan? Langsung saja kita liat


Dundee United's Tannadice Park (atas) dan Dundee FC’s Dens Park (approx 100 m)



Notts County’s Meadow Lane (atas) dan Nottingham Forest’s City Ground (approx 250 m)



Liverpool’s Anfield Road (atas) dan Everton’s Goodison Park (approx 750 m)



Partizan Belgrade’s Partizan Stadium (atas) dan Red Star Belgrade’s Crvena Zvezda aka the Marakana (approx 500 m)



Sporting Lisbon’s Estádio José Alvalade (atas kanan) dan Benfica’s Estádio da Luz (approx 2 km)



Sumber : Footyforthesoul

Sabtu, 19 Maret 2011

Castrol Rancang Robot Pesepakbola Untuk Tandingi Kehebatan Ronaldo



Menendang si kulit bundar tampaknya bukan lagi monopoli manusia semata. Atas kreativitas yang begitu inovatif dengan balutan kecanggihan teknologi saat ini, baru-baru ini telah hadir sebuah robot yang mampu melakukan tendangan bola menandingi tendangan dasyat dari seorang pemain sepakbola kelas dunia.

Pemain sepakbola sekarang ini pada umumnya memiliki sifat-sifat kemanusiaan yang harfiah yaitu fisik yang cepat terkuras, emosi yang terkadang kurang terkendali dan tampak cengeng. Mengingat kelemahan yang dimiliki manusia itulah, masuk akal saja kalau ada gagasan untuk menggantikan peran manusia dengan peran robot pada suatu hari nanti.
Telah digelar sebuah pameran robot yang disponsori oleh Castrol beberapa waktu yang lalu.

Adapun maksud diadakannya pameran robot ini adalah untuk mengalahkan tendangan kaki pemain Christiano Ronaldo yang dapat menendang bola dengan kecepatan 130 km per jam. Namun dari apa yang diperagakan, ternyata robot persembahan Castrol ini telah berhasil menendang bola dengan kecepatan melebihi 200 km per jam. Dan ini menandakan tendangan bola robot tersebut lebih dasyat dan dapat menandingi kekuatan tendangan yang dimiliki oleh Christiano Ronaldo. Hmm, tapi kira-kira kalau suatu hari nanti robot bermain bola, apakah akan muncul kerusuhan dari para penontonnya ya?! Semoga saja tidak...
 
http://anehunikgokil.blogspot.com/2010/01/castrol-rancang-robot-pesepakbola-untuk.html

Jumat, 18 Maret 2011

Tokoh-Tokoh Sepakbola Yang MATI karena Bunuh Diri


Robert Enke
ADA pelajaran penting di balik kematian kiper Jerman, Robert Enke, beberapa waktu lalu. Popularitas ternyata tak menjamin kebahagiaan. Berbagai persoalan hidup terus saja menghajarnya. Karena tak kuat menanggung beban, dia memilih bunuh diri.
Enke bukan satu-satunya tokoh dari kalangan sepak bola yang kehilangan nyawa dengan tragis. Masih banyak nama-nama lain yang melakukan tindakan konyol tersebut. Berikut pelaku-pelakunya…

Justin Fashanu
Pada 1998, Justin Fashanu tewas gantung dri. Mantan pemain Manchester City era 1990-an itu nekat melakukannya karena dia tidak kuat dengan anggapan negatif terhadapnya.
Sebelum tewas, Fashanu dituduh mencabuli anak berumur 17 tahun. Itu dilakukannya usai menenggak minuman keras di apartemennnya. Tuduhan itu makin kuat ketika banyak bermunculan pemberitaan soal Fashanu yang bergabung di komunitas homoseksual.

Paul Vaessen
Agustus 2001, sepak bola Inggris dihebohkan dengan tewasnya Paul Vaessen, Pemain Arsenal itu bunuh diri di bak mandi dengan cara mengonsumsi heroin hingga over dosis. Sebelumnya dia sempat ditangani oleh psikiatris, tapi gagal.
Perjalanan kaier pencetak gol kemenangan Arsenal ke gawang Juventus pada semifinal Piala Winners 1980 itu memang menyedihkan. Di musim pertamanya, dia memesona. Namun, di musim-musim berikutnya dia rentan cedera.

Asgotino Di Bartolomei
Kematian legenda AS Roma, Agostino di Bartolomei, juga menyedihkan. Pada 30 Mei 1994, dia menembak dirinya tepat di jantung. Diduga, Bartolomei bunuh diri karena depresi.
Dugaan penyebab depresi bermacam-macam. Diperkirakan dia tak kuat dengan bebam ekonomi yang mengimpit. Ada juga yang menduga dia tidak siap ketika pensiun dari sepak bola.
Kehidupannya berakhir mengenaskan. Selama aktif sebagai pemain, sepak terjang Bartolomei memang meyakinkan. Dia punya andil besar mengantarkan Roma merebut scudetto pada 1983. Tapi, setelah itu kariernya meredup dan sederet masalah pribadi terus-terusan mengganggunya.

Sandor Kocsis
Sandor Kocsis adalah striker hebat Barcelona di kurun waktu 1958-1965. Pada 22 Juli 1979, saat berumur 49 tahun, dia meninggal dunia. Sampai saat ini, banyak yang percaya dia tewas karena bunuh diri dengan cara menjatuhkan diri dari lantai empat di sebuah rumah sakit. Namun, ada juga yang memberitakan murni kecelakaan.
Menjelang akhir hayatnya, kesehatan Kocsis memang menurun drastis. Striker yang punya julukan Golden Head ini menderita kanker perut dab leukimia. Diduga, karena sulit menyembuhkan dua penyakit itu, Kocsis stres lalu bunuh diri.

Juan Gamper
Juan Gamper adalah aktor penting di balik lahirnya Barcelona. Pria kelahiran Swiss ini juga presiden pertama klub asal Spanyol tersebut. Selama menjadi presiden, Barcelona dibawanya meraih beberapa gelar, di antaranya 11 Championnat de Catalunya dan enam Copa del Rey.
Gamper sangat menyokong nasionalisme Catalan. Akibatnya, pria yang juga pendiri klub asal Swiss, FC Zurich ini pun diusir keuar dari Spanyol. Karena tak kuat dengan perlakuan tersebut, Gamper bunuh diri.

Matthias Sindelar
Matthias Sindelar adalah salah satu pemain besar yang pernah dilahirkan Austria di era 1930-an. Tapi perjalanan hidupnya tragis. Kematiannya masih kontroversial. Ada yang bilang bunuh diri, namun ada juga yang menyebut dibunuh secara “halus”.
Pada 23 Januari 1939, Matthias Sindelar bersama pacarnya, Camilla Castagnola ditemukan tewas di sebuah apartemen di Wina, Austria. Kematiannya diduga akibat keracunan kabon monoksida dari pemanas yang bocor. Dugaan lain, rezim Nazi terlibat karena saat itu Sindelar menolak bermain mewakili Jerman.

http://ntunkz.wordpress.com/2009/11/25/tokoh-tokoh-sepakbola-yang-mati-karena-bunuh-diri/

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best CD Rates